SajianSedap.com - Gula menjadi suatu kebutuhan yang selalu ada di dapur.
Bahan ini memberi kesan manis untuk makanan atau minuman.
Sehingga gula menjadi bahan pangan yang wajib selalu ada.
Namun untuk penggunaan bahan ini, sebaiknya tak boleh berlebihan.
Banyak yang menyayangkan beberapa penyakit kronis diakibatkan dari penggunaan gula terlalu sering.
Misalnya diabetes.
Apakah hal tersebut mitos atau fakta?
Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Gula dikenal sebagai glukosa, yang merupakan salah satu bentuk karbohidrat penting dalam tubuh manusia.
Glukosa sendiri adalah sumber energi utama yang diperlukan oleh hampir semua sel dalam tubuh, termasuk sel otak, sel darah merah, dan sel otot.
Lalu, benarkah gula menjadi sumber penyakit?
Baca Juga: Manfaat Minum Kopi Campur Kayu Manis, Jutaan Orang Pasti Kaget dengan Efeknya
Beberapa orang kini sudah banyak mengurangi konsumsi gula untuk mengurangi penyakit diabetes.
Faktanya menurut Medical News Today, tidak ada hubungan langsung antara keduanya.
Diabetes tipe 2 merupakan kondisi kompleks yang dipengaruhi genetik, gaya hidup, dan pola makan secara keseluruhan.
Diabetes tipe 2 bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya kelebihan berat badan dan obesitas.
Meski mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi menjadi penyebab diabetes, namun bukan gulalah yang menjadi penyebab utamanya.
Buka dikenal memiliki rasa yang manis, karena terdapat gula alami di dalamnya.
Karena mendengar hal itu, banyak orang yang enggan konsumsi buah karena ada kandungan gulanya.
Pada faktanya, buah-buahan mengandung berbagai senyawa yang menyehatkan.
Terdapat berbagai vitamin dan mineral serta serat.
Padahal, saat makan buah, hitungan asupan gulanya tak terhitung.
Bahkan buah inilah yang membuat pola makan menjadi seimbang gizinya.
Baca Juga: Cara Mengatasi Masakan Keasinan Tanpa Gula, Coba Ganti Pakai 3 Bahan ini
Untuk menghindari gula, banyak orang beralih menggunakan pemanis alternatif.
Seperti madu, stevia dan lain-lain.
Cara ini memang baik, tapi perlu diingat jika Anda tetap harus mengonsumsi kandungan gula dalam jumlah sedang, ya.
Itulah beberapa mitos yang sering 'mengambinghitamkan' gula sebagai biangnya penyakit.
Sebaiknya lebih bijak dalam konsumsi gula, ya Sase Lovers.
Baca Juga: Makanan Penurun Gula Darah Tinggi yang Enak dan Mudah Didapat, Tidak Khawatir Diabetes
KOMENTAR