SajianSedap.com - Caviar atau kaviar bisa jadi bahan makanan yang asing bagi sebagian orang.
Namun jika mendengar telur ikan, pasti hal ini sudah awal di telinga Anda.
Caviar sendiri merupakan telur ikan sturgeon.
Melansir dari berbagai sumber, ikan sturgeon sendiri merupakan jenis ikan dari 26 spesies ikan.
Jadi tidak ada spesies khusus ikan tertentu.
Meski begitu, ikan ini merupakan salah satu jenis ikan purba yang hingga kini masih berkembang biak.
Nah ikan sturgeon yang berkembang biak tentu akan bertelur.
Telur inilah yang disebut dengan caviar.
Caviar sendiri memiliki harga yang cukup mahal.
Hal ini berkaitan dengan jenis ikan sturgeon apa caviar ini berasal.
Guiness World Records mencatat, kaviar termahal Rp 500 juta per kilogram tercatat berasal dari ikan sturgeon beluga albino yang berusia mungkin 100 tahun, seperti yang dikutip dari BBC.
Baca Juga: Cara Membuat Sagu Keju yang Nikmat Dan Anti Gagal Ala Pemilik Bakery
Telur ikan sturgeon ini memiliki berbagai jenis, yang paling umum adalah osetra, beluga, kaluga, sevruga, sterlet, dan hackleback.
Kaviar memiliki tekstur berlendir, rasanya asin, amis, dan akan lumer ketika dimakan.
Harga mahal kaviar tidak hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga besarnya kandungan manfaat bagi kesehatan yang didukung oleh sains.
Berikut beberapa manfaat kaviar yang dikutip dari berbagai sumber:
Melansir Healthline, sebuah penelitian menemukan kaviar bermanfaat sebagai sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung.
Meski demikian, penelitian lebih lanjut mengenai hal ini masih diperlukan.
Asam lemak omega-3 umumnya digunakan untuk mencegah dan mengelola faktor risiko penyakit jantung. Omega-3 dapat mengurangi detak jantung dan penyempitan pembuluh darah untuk menurunkan tekanan darah.
Omega-3 dapat menurunkan kadar trigliserida darah dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Omega-3 mencegah trombosit dalam darah menggumpal, yang merupakan faktor risiko stroke.
Sebagai sumber laut yang kaya asam lemak omega-3, kaviar dapat memberikan manfaat meningkatkan kesehatan jantung tanpa mempengaruhi terapi obat standar.
Sebuah penelitian menemukan kaviar sebagai sumber DHA dapat membantu mengurangi kerutan dan tanda penuaan kulit.
Baca Juga: Manfaat Makan Kulit Ikan Lele Ternyata Enggak Main-main, Tubuh Bakal Rasakan 5 Keuntungan Ini
Meski demikian, penelitian lebih lanjut mengenai hal ini masih diperlukan.
Kaviar yang kaya omega-3 merupakan makanan yang dikenal memiliki manfaat kulit.
Sebuah studi mengungkapkan bahwa DHA dari ekstrak kaviar dapat merangsang adiposit untuk menghasilkan adiponektin.
Adiponektin adalah molekul yang meningkatkan proses penyembuhan luka dan anti-inflamasi kulit.
Selain itu, adiponektin juga meningkatkan sintesis kolagen, serta mencegah kerusakan serat kolagen.
Kolagen penting untuk regenerasi kulit.
Para peneliti percaya bahwa ekstrak kaviar dapat mengurangi tanda-tanda penuaan kulit.
Manfaat kaviar sebagai yang kaya asam lemak omega-3 EPA dan DHA, dapat mengurangi risiko depresi dan penurunan kesehatan mental. EPA dan DHA, keduanya berlimpah dalam kaviar.
Mengutip Times of India, omega-3 dalam kaviar membantu melawan peradangan di otak, dengan demikian dapat mengurangi depresi bahkan pada penderita Alzheimer.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami depresi, kecenderungan tubuh mereka kekurangan omega-3.
Melansir Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen dengan 1-2 gram omega-3 per hari dapat memberikan efek anti-depresan tanpa efek samping yang serius.
Baca Juga: Resep Ikan Goreng Tepung Kari, Menu Simple Nan Lezat yang Selalu Bikin Siapapun Ketagihan
Sehingga, kavier disebut juga sebagai obat anti-depresan alami.
Namun, belum ada penelitian yang secara langsung menyelidiki efek makan kaviar terhadap kesehatan otak.
Mengutip Times of India, kadar DHA (Docosahexaenoic acid) yang rendah pada pria dapat mengakibatkan rendahnya tingkat kesuburan pria dan seringkali dapat menyebabkan kemandulan.
Sehingga, manfaat kaviar yang kaya akan DHA dapat membantu meningkatkan kesuburan pria.
Kaviar juga dapat membantu meningkatkan jumlah sperma dalam tubuh pria karena pria subur dikatakan memiliki kadar asam lemak omega-3 yang tinggi.
Melansir Healthline, satu penelitian pada hewan pengerat melihat efek dari produk turunan kaviar pada kualitas dan kuantitas sperma.
Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk sepenuhnya memahami efek kandungan DHA pada kesuburan pria. Baca juga: Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?
Manfaat kaviar sebagai sumber asam lemak omega-3 dan selenium dapat mendukung sistem kekebalan tubuh.
Pertama, omega-3 mengurangi peradangan dan mengembalikan fungsi penghalang kulit, usus, dan paru-paru, yang membantu menghalangi masuknya bakteri berbahaya agar tetap sehat.
Omega-3 juga dapat membantu memperbaiki sel darah putih yang rusak, yang merupakan sel kekebalan yang melindungi Anda dari penyakit.
Kedua, selenium penting untuk memulai dan mengatur respons imun serta mendukung fungsi tiroid.
Selanium adalah mineral penting yang bila dikombinasikan dengan vitamin E, membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas.
Penelitian menunjukkan bahwa mineral ini meningkatkan produksi anti-bodi dan meningkatkan aktivitas makrofag, sejenis sel darah putih yang melawan dan menghilangkan zat berbahaya dalam tubuh.
Nah itulah manfaat dari kaviar, telur ikan yang harganya bisa ratusan juta perkilo.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 6 Manfaat Kaviar dan Alasan Harganya Mahal
Baca Juga: Cara Aman Makan Ikan Agar Terhindar dari Merkuri, Begini Triknya
Penulis | : | Idam Rosyda |
Editor | : | Idam Rosyda |
KOMENTAR