Dia juga mengatakan bahwa hampir setiap pedagang bubur ayam selalu mencampurkan boraks tersebut.
Melihat fenomena dan fakta tersebut, hendaknya kita bisa membedakan bubur ayam yang mengandung boraks dan yang tidak menggunakan boraks.
Memang tidak mudah untuk membedakannya, karena tampilan keduanya sama-sama encer dan putih.
Cara membedakannya adalah untuk bubur ayam yang dicampuri boraks, biasanya tekstur buburnya tidak akan berubah dalam jangka waktu tertentu.
Teksturnya masih tetap encer, namun apabila kita memegang tekstur buburnya, maka akan terasa lengket di tangan seperti lem.
Sedangkan untuk bubur ayam yang tidak mengandung boraks, tekstur buburnya akan mengental dan mengeras dalam jangka waktu tertentu.
Hal tersebut terjadi karena air yang terkandung di dalam bubur tersebut akan menyatu dengan buburnya.
Bila kita pegang pun tidak akan terasa lengket.
Selain itu, warna yang sangat mencolok dari pedagang bubur kebanyakan juga harus patut dicurigai.
Bahkan tak ada salahnya bertanya kepada pedagang kenapa warna buburnya begitu putih bersih.
Terakhir, beraroma menyengat yang mencurigakan bisa jadi salah satu penggunaan boraks.
Bahkan binatang seperti lalat pun enggan untuk hinggap bisa patut dicurigai.
Jadi perhatikan ketiga hal di atas sebelum memakan bubur ayam ya Sase lovers.
Baca Juga: Beda dari yang Lain, Kuah Bubur Ayam ini Warnanya Hitam! Ternyata Pas Dicoba Bikin Ketagihan
Sebagian Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Waspadai Bubur Ayam Mengandung Boraks!"
KOMENTAR