SajianSedap.com - Siapa di sini seorang working mom atau ibu pekerja yang harus setiap hari stok asi?
Ya, meskipun bekerja, banyak ibu yang masih ingin memberikan ASI untuk sang buah hati.
Salah satunya adalah dengan cara pumping agar bisa stok asi di rumah.
Tapi kita juga harus tahu cara benar untuk menyimpan dan menghangatkan ASI, nih.
Karena menyimpan dan menghangatkan ASI perah (ASIP) sendiri perlu diperhatikan khusus.
Hal ini agar kandungan di dalamnya tidak rusak dan tetap bisa diterima dengan optimal oleh si kecil.
Nah, berikut ini penjelasan mengenai cara menyimpan dan menghantkan ASIP yang benar.
Dengan mengikuti langkah penyimpan ASIP yang tepat, ibu bisa menjaga keamanan dan kualitas ASI perah untuk kesehatan si kecil.
Ini penting karena ada berbagai faktor yang bisa mempengaruhi berapa lama ASIP bisa disimpan dengan aman.
Mulai dari suhu ruangan saat ASI diperas, volume, fluktuasi suhu di lemari es dan freezer, serta kebersihan lingkungan.
Melansir gooddoctor.co.id, hal pertama yang perlu dilakukan ialah memastikan aspek kebersihan telah terpenuhi.
Baca Juga: 6 Tips Aman Beruasa bagi Ibu Menyusui agar ASI Tetap Lancar, Cukupi Kebutuhan Minum Air
Pastikan ibu sudah mencuci tangan dengan bersih, baik sebelum memeah ASI ataupun ketika hendak menyimpannya.
Selanjutnya, seperti yang tercantum dari Womenshealth dan IDAI, langkah menyimpan ASI perah yang baik ialah sebagai berikut:
1. Simpan ASI perah pada wadah penyimpanan yang telah dibersihkan.
Kamu bisa menggunakan botol kaca atau kontainer plastik dengan tutup yang rapat dan bebas bisphenol A (BPA).
2. Letakkan ASI perah ke dalam freezer, jika ibu tidak akan menggunakan ASI perah yang didinginkan dalam 4 hari ke depan, bekukan segera setelah pemompaan.
3. Ibu juga bisa menggunakan kotak pendingin berinsulasi dengan kantong es beku hingga 24 jam setelah pemompaan. setelah itu, ASI perah harus disimpan di lemari es atau dibekukan.
4. Pastikan wadah ASIP telah diberi label nama anak dan tanggal ASI diperah.
Ini berfungsi memastikan bahwa ASIP yang dipakai ialah ASIP yang lebih lama.
5. Jangan mencampurkan ASIP yang telah dibekukan dengan ASIP baru pada tempat yang sama.
6. Putarlah kontainer ASIP agar bagian yang mengandung krim pada bagian atas tercampur merata.
Baca Juga: Tips Berpuasa Bagi Ibu Menyusui, ASI Tetap Lancar dan Deras Kalau Makan Makanan ini
7. Jangan mengocok ASIP karena bisa merusak komponen penting dalam susu.
8. Ketika membekukan ASIP, sisakan ruang sekitar satu inci di bagian ayas wadah karena ASIP bisa mengembang ketika membeku.
Dikutip gooddoctor.co.id yang dilansir dari Cdc, agar kualitas yang disimpan tidak mengalami banyak penurunan, jangan simpan ASIP di pintu lemari es atau freezer.
Kandungan nutrisi di dalamnya bisa cepat rusak akibat perubahan suhu yang terjadi ketika ibu membuka pintu tutup kulkas.
Ketika ASIP dibekukan atau didinginkan, lemak yang terkandung di dalamnya menjadi cenderung terpisah di dalam botol.
Maka dari itu menghangatkan ASIP, atau setidaknya membawanya ke suhu kamar, dapat membantu ibu lebih mudah mengubah ASIP agar kembali ke konsistensi smeula.
Dikutip gooddoctor.co.id yang melansir dari Healthline, berikut adalah cara yang perlu diterapkan saat ibu hendak menghangatkan ASIP untuk si kecil.
1. Ambil ASIP dari lemari es dan taruh di suhu ruangan
2. Panaskan air menggunakan ketel, lalu tuang air hangat (tidak mendidih) ke dalam cangkir atau mangkuk
3. Taruh kantong atau botol ASIP tertutup ke dalam mangkuk berisi air hangat
4. Biarkan ASIP yang masih dalam tempatnya terendam di dalam air hangat selama 1-2 menit hingga mencapai suhu yang diinginkan.
Baca Juga: Daftar 5 Ikan Air Tawar Lokal yang Bagus untuk MPASI, Tak Kalah Bergizi dari Ikan Salmon
5. Dengan tangan bersih, tuangkan ASIP ke dalam botol atau jika sudah ada di dalam botol, kencangkan dot botolnya
6. Aduk ASIP (jangan dikocok) untuk mencampurkan lemak yang sebelumnya terpisah
7. Sebelum menawarkan botol kepada si kecil, uji suhunya terlebh dahulu. Ibu bisa melakukannya dengan menuangkan sedikit cairan ke pergelangan tangan
8. Untuk mencegah kuman masuk ke dalam susu, hindari memasukkan jari Ibu ke dalam botol
Selain mengikuti cara di atas, Ibu juga bisa menghangatkan ASIP dengan memegang kantong atau botol ASIP di bawah air yang mengalir.
Namun cara ini membutuhkan waktu yang lebih lama dan memerlukan air dalam jumlah yang cukup banyak.
Semoga bermanfaat, ya!
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Intip 8 Langkah Menyimpan dan Menghangatkan ASI agar Tidak Basi.
Baca Juga: Daftar 5 Ikan Air Tawar Lokal yang Bagus untuk MPASI, Tak Kalah Bergizi dari Ikan Salmon
KOMENTAR