SajianSedap.com - Siapa yang suka kurma?
Saat bulan Ramadhan tiba, kurma tak pernah ketinggalan untuk distok di rumah.
Karena saat berbuka puasa, sebaiknya makan 1-3 kurma terlebih dahulu.
Berbuka puasa dengan buah manis dan legit ini juga bagus untuk kesehatan.
Nah, biasanya ada dua jenis kurma, yakni yang basah dan kering.
Lantas, mana yang lebih baik kurma basah atau kurma kering, dan mana yang lebih sehat, ya?
Dikutip dari Wartakota Live, buah kurma mengandung banyak polifenol, salah satu senyawa antioksidan.
Senyawa ini dapat melindungi tubuh dari peradangan.
Selain itu, mengonsumsi kurma juga membantu kenyang lebih lama.
Kurma juga mengandung kalium tinggi sehingga punya manfaat menjaga keseimbangan elektrolit.
Nah ternyata ada perbedaan makan kurma kering dan basah saat kita berpuasa, loh.
Baca Juga: Manfaat Biji Kurma untuk Melebatkan Bulu Mata, Begini Caranya Kata Ahli
Simak deh berikut ini perbedaannya, dan kapan baiknya untuk dikonsumsi.
Sama seperti namanya, tekstur kurma ini kering.
Hal ini disebabkan oleh jumlah kadar air dalam kurma kering yang sedikit.
Kurma ini cocok dimakan saat sahur karena kalorinya lebih tinggi dan bisa tahan lebih lama dari pagi hingga buka puasa.
Ini adalah jenis kurma yang sering ditemui di pasaran contohnya seperti Ajwa, Medjol, Khalas.
Kurma basah merupakan jenis kurma segar yang disimpan selama beberapa hari terlebih dahulu, lalu dijual dan dikonsumsi.
Kalau yang basah memang sudah matang, sudah masanya tetapi kurmanya itu (disimpan) lima hari setelah dipetik.
Contohnya seperti ruthob dan sukari.
Kurma ini cocok untuk buka puasa karena lebih cepat dicerna.
Sehingga saat shalat magrib sudah punya tenaga.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Menu Buka Puasa dari Kurma, Tak Melulu Dimakan Langsung
Kurma segar merupakan jenis kurma yang baru dipetik dan langsung dijual.
Kurma segar memiliki tekstur seperti kurma basah, tetapi sedikit lebih kering.
Selain itu, kurma segar memiliki cita rasa manis di awal tetapi pada aftertasenya terasa sepat.
Kandungan kalori pada kurma segar lebih sedikit dibandingkan kurma kering.
Dalam 100 gram kurma segar mengandung 142 kalori.
Ada banyak cara untuk menikmati buah kurma, sebagai makanan pembuka yang gurih atau makanan penutup yang manis.
Kurma basah dapat disantap langsung dengan ditemani secangkir kopi atau teh tawar untuk mengurangi rasa manisnya.
Kurma basah juga dapat dibelah dua, kemudian diletakkan di atas roti panggang yang telah diolesi dengan keju dan madu.
Kurma yang dikeringkan bisa dimakan langsung sebagai camilan atau Anda bisa memotong dan memasukkannya ke dalam salad atau oatmeal.
Anda juga bisa mencampurnya sebagai bahan smoothie, hanya perlu direndam dalam air panas selama 10 menit untuk dilarutkan terlebih dahulu.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ini Perbedaan Cara Makan Kurma Kering dan Kurma Basah Saat Puasa Ramadan.
Baca Juga: Cara Mengatasi Kurma yang Sudah Kering dan Keras, Masih Bisa Dimakan dengan Lakukan 3 Tips ini
Cuma Pakai Tepung Terigu, Ini Cara Ampuh Mengusir Semut di Rumah Sampai ke Sarang-sarangnya
KOMENTAR