Kadar proteinnya menakjubkan dan mampu terserap oleh tubuh hingga 95 persen. Ia juga kaya kandungan mineral dan vitamin B12.
Satu lagi, kerang juga rendah lemak tidak seperti rendang daging sapi.
Salah satu tempat untuk menikmati rendang lokan ada di Desa Wisata Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.
Menurut Wali Nagari Ade Candra Saputra, sejak ratusan tahun silam masyarakat setempat sudah mengonsumsi rendang jenis ini.
Untuk seporsi rendang lokan, Anda bisa membelinya seharga Rp75.000.
Tak semua kedai makan di Nagari Ulakan menyediakan masakan jenis ini setiap hari.
Umumnya kuliner ini hanya disajikan ketika ada acara-acara adat atau ketika Lebaran atau dimasak ketika ada pesanan dari kerabat mereka di kota lain.
Akibatnya, rendang lokan pun terbilang langka.
Ditambah lagi, tidak semua masyarakat Sumbar mengenal rendang jenis ini.
"Supaya makin dikenal, kuliner ini turut kami sajikan kepada para pengunjung di kedai makan wilayah ekowisata dan edukasi Green Talao Park," kata Ade seperti dikutip dari website resmi nagari.
Green Talao Park adalah objek wisata petualangan dan bahari unggulan Sumbar di Nagari Ulakan. Upaya itu diakuinya mendapat respons positif.
Apalagi porsinya diperkecil agar rendang dapat dinikmati dengan harga lebih terjangkau dan tak sedikit yang membawanya pulang sebagai oleh-oleh.
Agar makin menarik, cangkang kerang pun kini sudah tidak disertakan lagi dalam masakan rendang lokan.
Sehingga konsumen tak perlu kerepotan saat akan menyantapnya dan tampilan masakan pun semakin bermutu. Kuliner ini akan makin nikmat jika disantap bersama nasi hangat dan ditemani jus buah nipah, minuman sejuk khas Nagari Ulakan.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Nata De Coco Terbaik untuk Menu Buka Puasa Hari Ini
Penulis | : | Idam Rosyda |
Editor | : | Idam Rosyda |
KOMENTAR