SajianSedap.com - Masyarakat di Jepang kerap menjadi patokan orang-orang yang umur panjang dan awet muda.
Budaya jalan kaki dan mengonsumsi makanan tertentu kerap jadi rahasia mereka bisa sehat di usia senja.
Salah satu yang sering dikonsumsi adalah aneka jenis ikan.
Tak cuma dimasak, terkadang masyarakat Jepang mengonsumsi ikan secara mentah.
Ikan yang kerap ditemui adalah ikan salmon.
Biasanya daging ikan ini akan mudah ditemukan saat makan sushi.
Namun, muncul pertanyaan, apakah aman mengonsumsi salmon mentah?
Salmon mentah dapat mengandung bakteri, parasit, dan patogen lainnya.
Beberapa di antaranya berasal dari lingkungan alami ikan, sementara yang lainnya dapat timbul karena penanganan yang tidak tepat.
Untuk memastikan keamanan, penting untuk memasak salmon hingga mencapai suhu internal 63 derajat celsius.
Dengan memasak salmon dalam suhu tersebut, hal ini dapat membunuh bakteri dan parasit yang mungkin ada dalam ikan.
Namun, jika kita memilih untuk mengonsumsi salmon mentah, perlu diingat bahwa ada risiko tertular infeksi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengidentifikasi salmon sebagai sumber parasit, yaitu organisme yang bisa hidup di dalam tubuh manusia dan organisme lainnya.
Ada jenis cacing yang menyerupai cacing pita atau cacing gelang yang sering ditemukan pada ikan bersirip seperti salmon.
Salah satu jenis cacing ini, yaitu cacing pita lebar Jepang Diphyllobothrium nihonkaiense, dapat bertahan hidup di dalam usus kecil manusia.
Cacing-cacing ini ditemukan pada salmon liar dari Alaska dan Jepang, serta dalam saluran pencernaan seseorang yang mengonsumsi salmon mentah dari wilayah tersebut.
Infeksi cacing dapat menimbulkan gejala seperti penurunan berat badan, sakit perut, diare, dan dalam beberapa kasus anemia.
Meskipun demikian, tidak semua orang yang terinfeksi akan mengalami gejala.
Seperti halnya semua jenis makanan laut, salmon juga berisiko terpapar kontaminasi bakteri atau virus yang dapat mengakibatkan penyakit ringan hingga serius jika dikonsumsi mentah.
Beberapa jenis bakteri atau virus yang mungkin ada dalam salmon mentah antara lain Salmonella hingga Hepatitis A Norovirus.
Sebagian besar infeksi yang disebabkan oleh konsumsi makanan laut terjadi karena penanganan atau penyimpanan yang kurang tepat.
Jika kita memilih untuk mengonsumsi salmon mentah, pastikan bahwa salmon tersebut telah dibekukan pada suhu yang sangat rendah, yaitu -35 celsius.
Suhu ini dapat membunuh semua parasit yang ada dalam salmon.
Namun, perlu diingat, pembekuan tidak akan menghilangkan semua patogen dan kebanyakan lemari es rumah tangga tidak mampu mencapai suhu serendah itu.
Ketika membeli salmon mentah atau memesan hidangan yang mengandung salmon, pastikan untuk memeriksanya dengan seksama.
Salmon yang telah dibekukan dan dicairkan dengan benar akan memiliki tekstur yang keras dan lembap, tanpa tanda-tanda memar, perubahan warna, atau bau yang tidak sedap.
Jika berencana untuk menyiapkan salmon mentah di dapur sendiri, pastikan untuk menjaga kebersihan permukaan, pisau, dan peralatan makan.
Selain itu, simpan salmon di dalam lemari es hingga saat disajikan untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Terakhir, jika makan salmon mentah atau jenis ikan lainnya dan merasa ada sensasi geli di mulut atau tenggorokan, ini bisa disebabkan oleh parasit yang masih hidup di dalam mulut.
Langkah yang tepat adalah segera muntahkan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Amankah Menyantap Salmon Mentah?"
KOMENTAR