Sudah menjadi pengetahuan umum di mana kata sandi dan pertanyaan keamanan jauh dari sistem keamanan yang sempurna karena dapat dicuri dari database atau dimata-matai dengan mudah.
Namun, selalu ada kemungkinan lupa dengan kata sandi yang sudah dibuat dan proses pemulihan kata sandi lebih buruk dari membuat kata sandi itu sendiri.
Sebab, kata sandi agar aman harus dikombinasikan dengan huruf, angka, bahkan simbol sehingga ada ribuan kemungkinan untuk memulihkannya.
Oleh karenanya, dilansir dari fusion.tv, perusahaan yang memperhatikan keamanan dengan serius akan meminta pengguna untuk mengautentikasi identitas dengan faktor kedua, seperti kode yang dikirim ke perangkat telepon pengguna.
Sehingga meski memakai nama ibu kandung dan kata sandi, rekening bank pengguna akan tetap aman.
Pada dasarnya, pertanyaan keamanan belum sempurna hingga saat ini dan dalam banyak kasus lebih baik menggunakan kata sandi yang rumit dan kuat, otentikasi dua langkah, sidik jari, dan pengelola kata sandi seperti Dashlane untuk menyimpan semua kata sandi di satu tempat.
Untuk itu selalu berhati-hati dalam menjaga keamanan akun pribadi yang berkaitan dengan data penting Anda.
Slelau ganti password secara berkala dan lakukan siste keamanan berlapis unutk menjaga akun Anda dari tindakan kejahatan cyber.
Semoga informasi ini bermanfaat!
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kenapa Nama Ibu Kandung Jadi Lapisan Keamanan Rekening Bank?
Source | : | Kompas |
Penulis | : | Idam Rosyda |
Editor | : | Idam Rosyda |
KOMENTAR