SajianSedap.com - Ada beragam menu yang jadi andalan restoran Chinese food.
Salah satunya adalah olaha kwetiau.
Bahkan di warung pedagang pinggir jalan saja, bahan makanan ini selalu jadi favorit.
Entah itu ditumis atau disajikan dengan kuah, pastinya bikin siapa saja ketagihan.
Tak cuma disajikan langsung, berbagai jenis makanan juga bisa dikreasikan dengan bahan utama kwetiau ini.
Kwetiau berkualitas baik tentunya sangat menentukan rasa masakan yang akan dibuat.
Kwetiau adalah mi yang diibuat dengan berbahan dasar tepung beras.
Karena itu kwetiau memiliki warna putih.
Kwetiau yang enak, bentuknya tidak terlalu tebal, tetapi lentur.
Sebenarnya mi pipih lebar seperti ini ada banyak.
Seperti yang kita tahu, di pasaran kwetiau biasa dijual dalam keadaan segar dan berminyak atau kering.
Baca Juga: Resep Kwetiau Bumbu Opor Ini Bisa Kita Buat Dengan Memanfaatkan Bumbu Opor yang Lezat
Bagaimana memilih yang kualitasnya baik?
Di pasaran, ada banyak merek kwetiau segar yang beredar di pasaran.
Pasti kita sering bingung memilih dan akhirnya bertanya saja pada penjual.
Padahal, kwetiau yang baik kualitasnya bisa dilihat dengan indra, lho.
Memperhatikan warna kwetiau jadi salah satu cara caranya.
Jangan memilih yang terlalu putih juga, karena bisa saja menggunakan pemutih.
Tetapi jangan juga memilih warna kwetiau yang terlalu kecokelatan, karena itu kwetiau yang sudah lama.
Kita juga bisa mengetahui kwetiau yang tidak segar dari baunya.
Kwetiau yang tidak segar baunya bisa jadi sudah tengik dan hampir rusak, entah akibat penyimpanan yang tidak benar atau karena sudah lama.
Jika membeli kwetiau segar, sebaiknya langsung diolah.
Baca Juga: Nikmatnya Kwetiau Kuah untuk Cuaca yang Selalu Hujan saat Malam, Tak Perlu Jajan Keluar Lagi
Apalagi kalau kemasannya tidak divakum.
Jika tidak ingin segera dimasak, menyimpannya cukup sehari saja.
Itu pun harus di dalam lemari es.
Kalau akan disimpan, jangan lupa menanyakan waktu produksinya sebab bisa saja itu kwetiau yang sudah lama.
Berbeda dengan kwetiau segar, kwetiau yang kering justru lebih tahan lama.
Karena itu, kalau belum tahu dengan pasti kapan akan dimasak, sebaiknya menggunakan kwetiau kering saja.
Menyimpan kwetiau kering juga lebih mudah, cukup di lemari atau suhu ruang.
Kwetiau kering teksturnya juga lebih lentur, sehingga kalau dimasak kemungkinan kwetiau patah sangat kecil.
Selain itu, kwetiau kering dan basah bisa juga saling menggantikan.
Misalnya, bila dalam resep disebutkan kwetiau basah, maka kita bisa menggantinya dengan yang kering, tetapi menyesuaikan ukurannya.
Perbandingan berat kwetiau kering dan basah adalah satu berbanding tiga.
Baca Juga: Resep Kwetiau Goreng Manis Enak Dan Anti Repot Ini Bakal Jadi Menu Sarapan Favorit Anak
Jadi kalau 50 gram kwetiau kering sebenarnya setara dengan 150 gram yang basah.
Nah, sekarang sudah tahu cara memilih kwetiau berkualitas baik, kan?
Baca Juga: Resep Kwetiau Belacan Super Enak Ini Bisa Dipilih Untuk Menu Sahur Praktis Nanti
KOMENTAR