Diana Theodora juga menambahkan “dengan ibu dapat melarutkan sendiri, ibu semakin yakin produk bodrexin Flu & Batuk PE Dry Syrup bebas dari pelarut tambahan, tidak menggunakan mengandung pelarut Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan/atau Gliserin Gliserol,”.
Obat sirop ini hadir dengan rasa jeruk dan dapat digunakan dalam waktu tiga bulan setelah obat dilarutkan dengan menyimpannya pada suhu ruang di bawah 30°C.
Lebih lanjut mengenai kekhawatiran para ibu, dr. Melia Yunita, M.Sc., Sp.A selaku Dokter Spesialis Anak menjelaskan bahwa salah satu yang menjadi kekhawatiran para Ibu saat ini adalah tingginya tren kasus ISPA di Indonesia.
Bahkan, dalam kurun waktu Januari hingga September 2023 lalu mencapai di kisaran 1,5-1,8 juta kasus secara nasional.
“Tak dapat dipungkiri, faktanya sistem imunitas anak pada usia tumbuh kembang memang belum terbentuk sempurna seperti orang dewasa.
Akibatnya membuat virus dan kuman penyebab penyakit menjadi lebih mudah menyerang dan mengakibatkan anak sakit.
Untuk itu, Ibu perlu siap sedia obat terbaik, terpercaya dan terjamin keamanannya serta diyakini dapat meredakan flu dan batuk pada anak,” ungkap dr. Melia.
Ada berbagai format sediaan obat yang dapat Ibu pilih untuk Si Kecil, yakni tablet, sirup, dan juga dry syrup.
Inovasi obat dalam bentuk Dry Syrup awalnya dibuat untuk menyiasati bahan-bahan yang tidak stabil terhadap air dalam jangka waktu lama namun perlu dibuat dalam bentuk sediaan cair (sirup) agar obat lebih mudah diberikan pada anak.
dr. Melia juga menambahkan, “Saat ini obat sediaan Dry Syrup atau sirup kering memang menjadi salah satu alternatif Ibu untuk diberikan kepada anak ketika sakit.
Selain mudah dalam proses melarutkannya, Dry Syrup juga sudah terbukti aman karena tidak mengandung pelarut Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan/atau Gliserin Gliseroldan.
Baca Juga: 2 Cara Menghilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat, Sembuh Dalam Hitungan Menit
KOMENTAR