Lebih khusus lagi, kacang-kacangan kaya akan rafinosa, sejenis oligosakarida.
Rafinosa harus dipecah melalui fermentasi oleh bakteri di usus besar.
Menurut artikel tahun 2022 yang diterbitkan di Frontiers in Plant Science, fermentasi ini menghasilkan hidrogen, karbon dioksida, dan metana.
Itu semua adalah komponen besar gas dan perut kembung.
Sayuran silangan merupakan salah satu kelas tumbuhan yang termasuk dalam genus Brassica, seperti kubis Brussel, brokoli, kembang kol, kubis, dan kale.
Beberapa anggota keluarga ini dikenal mengandung gas.
Banyak sayuran silangan mengandung FODMAP yang tinggi, yang merupakan singkatan dari oligosakarida, disakarida, monosakarida, dan poliol yang dapat difermentasi.
FODMAP adalah sekelompok karbohidrat kecil yang tidak dapat dicerna yang memicu gejala perut kembung pada banyak orang, terutama penderita sindrom iritasi usus besar (IBS).
Seperti kacang-kacangan, beberapa sayuran silangan mengandung rafinosa dan fruktan, dua jenis oligosakarida atau FODMAP.
Biji-bijian utuh membuat Anda mengeluarkan gas seperti halnya sayuran silangan, karena kaya akan serat.
Namun, karena serat baik untuk jantung, pencernaan, dan berat badan Anda, Anda dapat menyiasatinya dengan mengonsumsi serat secara bertahap hingga perut Anda merasa lebih nyaman.
Baca Juga: Bisa Sambil Tiduran, Ini Cara Menggunakan Minyak Zaitun untuk Perawatan Wajah Glowing
Cuma Pakai Tepung Terigu, Ini Cara Ampuh Mengusir Semut di Rumah Sampai ke Sarang-sarangnya
Penulis | : | Idam Rosyda |
Editor | : | Idam Rosyda |
KOMENTAR