SajianSedap.com - Idul Fitri atau Lebaran masih akan dirayakan sekitar dua bulan lagi. Namun tak sedikit orang sudah mulai mempersiapkan apa saja yang diperlukan untuk hari raya ini.
Salah satunya hidangan kue kering yang akan disajikan di meja untuk keluarga dan tamu yang berkunjung ke rumah.
Saat ini banyak varian kue kering nikmat yang bisa dipilih, dan penjual kue tersedia secara offline maupun online sehingga lebih praktis.
Namun beberapa orang juga lebih suka membuat kue kering sendiri di rumah.
Namun untuk membuat kue kering yang hasilnya sempurna diperlukan keahlian dan penggunaan bahan dan alat yang baik.
Misalnya dalam membuat kue nastar agar hasilnya lembut dan tidak keras dengan memperhatikan adonan yang diolah.
Proses mengaduk atau mencampur adonan nastar maupun kue kering lain yang tidak sempurna bisa membuat hasilnya gagal.
Walaupun terlihat simpel, terdapat sejumlah komponen yang harus diperhatikan ketika pengadukan adonan kue kering termasuk nastar.
Kamu dapat mengikuti sejumlah tips membuat nastar dari Head Pastry Chef of Beau Bakery Arief Maulana Ikhsan kepada Kompas.
Berikut ini untuk Anda terapkan di rumah.
Pastikan gula dan mentega atau margarin telah diaduk hingga benar-benar larut sempurna.
Baca Juga: Trik Membuat Kastengel Ini Wajib Ditiru Kalau Ingin Hasilnya Gurih Dan Renyah Lebih Lama
Jangan ada gumpalan di dalam adonan. Arief menyampaikan bahwa adonan nastar dapat menggumpal apabila suhu telur dan mentega tidak sama.
Kalau mentega bersuhu ruang sedangkan telur dingin, mentega bisa saja kembali ke suhu dingin saat diaduk. Hal tersebut dapat menghambat pencampuran adonan.
Biarkan dulu mentega melembut di suhu ruang dan keluarkan telur dari kulkas beberapa saat sebelum dicampur dalam adonan.
Di sisi lain, Arief berkata bahwa sebenarnya penggunaan telur suhu dingin dalam adonan kue kering masih tak terlalu berdampak signifikan.
Pasalnya, kue kering tidak memerlukan metode pengocokan yang benar-benar lama untuk membuat adonan mengembang. Adonan kue kering tak perlu mengembang.
Namun, risiko menggunakan bahan dengan suhu dingin akan membuat pencampuran adonan jadi lebih lama.
Sementara, adonan kue kering tidak boleh overmix atau terlalu lama mengaduk.
Cukup aduk atau kocok adonan kue kering sampai tercampur saja, tidak perlu sampai adonan mengembang.
Menurut Arief, ada dua tipe overmixing adonan. Pertama, overmixing pada butter atau margarin. Mengakibatkan adonan meleber atau bentuknya tidak bisa bertahan.
Kedua, overmixing ketika memasukkan tepung yang dapat membuat tekstur kue kering menjadi lebih keras.
“Karena ketika semakin diaduk, gluten di terigu semakin terbentuk. Ketika terbentuk gluten maka dia akan keras,” kata Arief.
Baca Juga: Trik Agar Kue Putri Salju Tak Gampang Hancur dan Patah, Satu Teknik ini Jadi Kuncinya
Tepung kanji atau tepung tapioka bisa membersihkan stoples yang buram.
Caranya gosok tepung kanji ke seluruh bagian dalam dan luar stoples.
Pakailah bantuan lap kain untuk menggosok tepung kanji. Lanjtukan dengan mencuci stopes dengan sabun cuci piring seperti biasa.
Tepung kanji berfungsi untuk menyerap minyak di stoples, sehingga tampilan stoples tak lagi buram.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Adonan Menggumpal Bikin Nastar Gagal, Sebaiknya Bagaimana?
Baca Juga: Cara Mengatasi Oven Tidak Panas Saat Memanggang Kue Kering Lebaran, Bagian Ini Ternyata Penyebabnya
Source | : | Kompas |
Penulis | : | Amelia Pertamasari |
Editor | : | Raka |
KOMENTAR