SajianSedap.com - Bantal adalah benda yang biasanya digunakan untuk memberikan dukungan dan kenyamanan pada kepala, leher, atau bagian tubuh lainnya.
Ini terbuat dari bahan empuk dengan isi seperti dacron, kapuk, bulu angsa, dan lainnya.
Umumnya bantal digunakan sebagai kelengkapan tidur sebagai penyangga kepala dan leher saat tidur atau beristirahat.
Ini membantu mengurangi ketegangan pada otot-otot leher dan bahu, sehingga tidur menjadi lebih nyaman.
Maka dari itu penting untuk memilih dan menggunakan bantal yang sesuai untuk menyangga leher dengan baik.
Namun seiring waktu bantal dapat kempis karena tekanan dari kepala dan tubuh maupun kelembaban.
Dengan kondisi yang kempis, tentu bantal tak akan nyaman lagi digunakan dan pilihan banyak orang mengganti dengan bantal yang baru.
Padahal sebenarnya bantal yang kempis dapat dibuat kembali padat dan empuk lagi dengan trik sederhana.
Trik seperti apa? Simak selengkapnya berikut ini.
Ada beberapa cara membuat bantal kempes kembali padat dengan mudah.
Berikut cara membuat bantal kempis kembali padat, sehingga Anda bisa tidur nyenyak. Cara ini juga dapat digunakan untuk bantal sofa.
Seberapa datar sebuah bantal, dan seberapa sering kempisnya, bergantung pada jenis dan kualitas isian yang Anda gunakan, kata Sean Juneja, CEO Decor Aid.
Menurut Juneja, bahkan bulu angsa berkualitas, yang indah dan memberi bobot pada bantal, harus 'dihaluskan' setelah hampir setiap kali digunakan.
Anda bisa secara rutin memadatkan bantal secara manual.
Tidak ada salahnya untuk memutar bantal Anda, ungkap Juneja. Cobalah membalik bantal jika Anda bisa.
Perubahan penggunaan akan membantu mencegah bantal menempel pada furnitur.
Mencuci bantal akan membantu menghilangkan kotoran dan alergen.
Pastikan bantal dijahit dengan kencang dan jalankan mesin cuci dengan siklus halus untuk menghindari masalah.
Melissa Homer, Chief Cleaning Officer di MaidPro, juga menyarankan untuk memasukkan beberapa bola pengering atau bahkan bola tenis ke mesin cuci saat mencuci bantal.
Setel mesin cuci dari mode panas ke rendah, bukan tinggi untuk menghindari penggumpalan.
Percaya atau tidak, bantal dapat menyerap banyak kelembapan jika Anda mengistirahatkan wajah di atasnya secara teratur, berkat keringat dan air liur.
Menjemur bantal bawah sinar matahari sebentar dapat membantu menguapkan kelembapan berlebih yang terkunci dan mengembalikannya ke keadaan semula lembut, kata Homer.
Pastikan tidak menjemur bantal dalam cuaca lembap, karena justru bisa memperburuk keadaan.
Bila ragu, imbuh Homer, pastikan bantal sudah dicuci bersih dan dikeringkan dengan pengering yang tepat. Lalu jemur bantal di bawah sinar matahari.
Jika bantal tidak sesuai dengan ukuran sarung bantal, bantal akan terasa dan terlihat sangat melorot, tutur Juneja.
Juneja mengatakan, ia biasanya menggunakan sarung bantal berukuran 1 sampai 2 inci lebih besar dari bantal.
Percaya atau tidak, bantal menjadi kusut oleh kotoran hampir sama seperti halnya dengan tekanan yang terus-menerus diletakkan di atasnya.
Menurut Homer, pelindung bantal memperlambat proses perataan bantal, karena melindungi kotoran dan minyak dari serat di bantal.
Beberapa ahli mengatakan kamu harus mencuci bantal dua hingga tiga kali dalam setahun.
Mencuci bantal penting dilakukan untuk menghilangkan tumpukan keringat, minyak tubuh, ketombe, debu, dan membuatnya kembali putih bersih serta wangi.
Tapi, frekuensi mencuci bantal dapat tergantung pada orang yang menggunakannya dan seberapa sering mereka membersihkan sarung bantalnya.
Tandai kalendermu atau buat pengingat di handphone milikmu untuk mencuci bantal setiap tiga hingga enam bulan sekali.
Pastikan kamu mencuci seprai lebih sering dari itu.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mudah, 7 Cara Membuat Bantal Kempis Kembali Padat
Source | : | Kompas |
Penulis | : | Amelia Pertamasari |
Editor | : | Raka |
KOMENTAR