SajianSedap.com - Pecinta sitkom pasti tak asing dengan Bajaj Bajuri.
Karakter Bajuri sukses diperankan oleh aktor Mat Solar.
Usai sitkom tersebut nama Mat Solar bak tenggelam dari layar kaca.
Rupanya Mat Solar berjuang sembuh dari stroke.
Bahkan banyak yang sampai tak bisa mengenali duet dari Rieke Diah Pitaloka dalam sitkom Bajaj Bajuri ini.
Pada bulan Juli 2015 lalu Mat Solar dikabarkan sakit stroke ringan yang membuatnya harus menjalani perawatan intensif.
Kini kondisi Mat Solar tak seperti dulu lagi.
Walaupun demikian, Mat Solar tetap terlihat ceria meski senyum khas Bajuri sudah hilang.
Belajar dari Mat Solar, ada baiknya kita mulai mengurangi deretan menu berikut.
Karena makanan ini bisa jadi salah satu penyebab stroke.
Selain penyakit ginjal, kolesterol dan stroke merupakan penyakit yang paling ditakuti masyarakat Indonesia.
Penyakit tersebut tak hanya muncul karena pola hidup yang kurang sehat, namun juga karena konsumsi makanan sehari-hari.
Dilansir dari webmd.com, berikut ini adalah makanan yang sering dikonsumsi manusia tetapi akan memicu penyakit stroke.
Sudah jadi rahasia umum bila makanan yang mengandung gula memiliki risiko stroke yang cukup tinggi.
Tetapi sayangnya, masyarakat Indonesia cenderung memilih makanan dengan cita rasa yang manis sebagai salah satu pilihannya.
Sayangnya, hampir seluruh penelitian tentang stroke membuktikan jika makanan yang memiliki kadar gula tidak boleh dikonsumsi terus-menerus.
Makanan manis akan merusak pembuluh darah dan jaringan yang bisa sebabkan diabetes, kerusakan saraf, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Mengonsumsi daging sangat baik untuk tubuh.
Tetapi perlu diperhatikan jika tidak semua daging baik dikonsumsi terlalu sering.
Daging merah merupakan daging yang kaya untuk protein, sehingga baik untuk pembentukan otot.
Namun daging merah memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi yang dapat meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung dan stroke.
Lemak dalam daging merah tersebut berpotensi menyumbat pembuluh darah sehingga alirannya tak lancar sehingga bisa juga menyebabkan tekanan darah tinggi.
Daging merah baik dikonsumsi, jika dalam jumlah yang baik pula.
Yang termasuk daging merah antara lain daging sapi dan daging kambing atau domba.
Indonesia sudah familiar dengan makanan nikmat yang satu ini.
Apalagi jika disajikan dengan cabai rawit, pasti lebih nikmat.
Sayangnya mengonsumsi gorengan dalam jumlah banyak akan menimbulkan kolesterol pemicu strok yang cukup tinggi.
Ini karena minyak yang digunakan untuk menggoreng gorengan mengandung lemak trans yang cukup tinggi.
Lemak trans tersebut akan memicu risiko penyakit stroke lebih tinggi.
Di situasi terdesak, seseorang lebih memilih makanan yang cepat saji, atau bahkan makanan kaleng yang mengolahnya lebih praktis.
Tetapi mengonsumsi makanan siap saji terlalu sering akan membuat tubuh lama kelamaan akan teracuni dengan kandungan berbahaya lainnya.
Makanan kaleng dan cepat saji memiliki kandungan MSG yang cukup tinggi yang dapat merusak tubuh seseorang.
KOMENTAR