SajianSedap.com - Terong ungu, salah satu bahan makana yang sering jadi campuran sayur asam atau dimasak terong balado.
Bahan satu ini emiliki tekstur yang lembut jika dimasak.
Rasanya sendiri cenderung manis.
Meski cukup sering dimaska menjadi berbagai hidangan, namun ada sebagain orang yang tidak menyukai terong ungu loh.
Tekstur yang 'benyek' dan biji yang ada pada terong biasnaya jadi salah satu alasan mengapa sebagaian orang tidak menyukai terong ungu.
Padahal terong ungu ini memiliki manfaat kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh.
Jadi sayang sekali jika Anda melewatkannnya.
Mengonsumsi terong ungu, rupanya memberikan berbagai efek yang luar biasa bagi tubuh.
Dikutip dari Healthline, terong memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.
Sudah menajdi rahasia umum jika antioksidan merupakan salah satu zat yang memiliki berbagai manfaat kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh.
Antioksidan adalah zat yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh zat berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas.
Baca Juga: Jarang Ada yang Sadar, Serat Putih pada Jeruk Ternyata Punya Manfaat, Jangan Lagi Dibuang
Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan dapat membantu mencegah banyak jenis penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.
Terong sangat kaya akan antosianin, sejenis pigmen dengan sifat antioksidan yang bertanggung jawab atas warnanya yang cerah.
Secara khusus, antosianin dalam terong yang disebut nasunin sangat bermanfaat.
Faktanya, beberapa penelitian tabung reaksi telah memastikan bahwa ini efektif melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas berbahaya.
Selain memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.
Secara mengejutkan, kandungan antioksidan pada terong ungu ini juga bisa mencegah penyakit jantung.
Berkat kandungan antioksidannya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa terong dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Dalam sebuah penelitian, kelinci dengan kolesterol tinggi diberi 0,3 ons (10 ml) jus terong setiap hari selama dua minggu.
Pada akhir penelitian, mereka memiliki kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang lebih rendah, dua penanda darah yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung saat meningkat.
Studi lain menunjukkan bahwa terong mungkin memiliki efek perlindungan pada jantung.
Dalam sebuah penelitian, hewan diberi makan terong mentah atau panggang selama 30 hari.
Kedua jenis tersebut meningkatkan fungsi jantung dan mengurangi keparahan serangan jantung.
Meskipun hasil ini menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa penelitian saat ini terbatas pada penelitian pada hewan dan tabung reaksi.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi bagaimana terong dapat mempengaruhi kesehatan jantung pada manusia.
Tentunya saja masih banyak lagi efek atau manfaat konsumsi terong ungu untuk kesehatan.
Salah satunya menjaga kadar gula dalam darah.
Dengan manfaat ini, sayang sekali jika Anda melewatkan terong ungu dalam sajian makan Anda di rumah bersama keluarga bukan, Sase Lovers?
Penulis | : | Idam Rosyda |
Editor | : | Idam Rosyda |
KOMENTAR