SajianSedap.com – Pengakuan Vicky Burki minum urin sendiri sempat menggemparkan jagat maya.
Bahkan sampai saat ini, pengakuan Vicky Burki tersebut masih sering jadi omongan.
Soalnya, minum urin bukanlah hal yang lazim dilakukan.
Vicky Burki melakukan hal ekstrem tersebut supaya tetap awet muda.
Ya, hampir semua wanita ingin terlihat muda terus, kan?
Namun, tak bisa dipungkiri kalau wajah Vicky Burki memang lebih muda dari usia sebenarnya.
Vicky Burki kini diketahui sudah menginjak usia 58 tahun, lo.
Namun, wajah dan juga tubuhnya masih terlihat kencang seperti wanita berusia 30 tahunan.
Awalnya banyak yang tidak percaya sang artis melakukan hal ‘nyeleneh’ tersebut.
Namun, sang artis mengakui sendiri kalau ia memang minum air seninya setiap pagi untuk terapi awet muda.
"Vicky terapi minum air pipis. Pagi-pagi bangun tidur, pipis diminum. Itu sudah sejak 10 tahun lalu ya,” kata Vicky saat diwawancara oleh tabloidnova.com di RollingStone Cafe, Ampera, Jakarta Selatan.
Vicky Burki minum urin atau air pipis yang pertama keluar saat bangun tidur karena dianggap belum terkontaminasi makanan atau minuman apapun.
Namun, selain minum urin, Vicky Burki juga menjalani gaya hidup sehat.
Seperti makan makanan sehat, tidur cukup, dan juga olahraga secara rutin.
Meski terkesan tidak lazim, belum lama ini tren minum urin sendiri juga sempat booming, lo.
Tepatnya saat pandemi covid tahun 2021 lalu di Inggris.
Namun bukan supaya awet muda, beberapa masyarakat di Inggris melakukan hal tersebut supaya terbebas dari covid 19.
Soalnya, mereka punya keyakinan kalau air kencingnya bisa melawan virus tersebut dengan baik.
"Beberapa dari video yang dia terima membahas minum air kencing setiap pagi sebagai obat melawan virus corona," jelas Healthwatch.
Anggapan soal urin bisa tangkal corona tersebut langsung dibantah oleh dokter.
Seorang dokter menyebutkan hal tersebut adalah hal yang salah dan harus diberi pencerahan.
"Kurangnya kepercayaan yang dia tunjukkan memberikan masalah tersendiri yang harus segera kami beri pencerahan," papar Clymer.
Baca Juga: WASPADA! Coba Cek Urin Anda, Jika Berbusa Bisa Jadi Tanda Tubuh Idap 4 Penyakit Serius Ini
Tidak cuma itu saja, beberapa waktu muncul anggapan urin bisa sembuhkan sakit mata.
Menurut orang-orang yang percaya, urin yang bisa menyembuhkan penyakit mata adalah urin pertama di pagi hari.
Melihat tiga kasus di atas, mungkin Anda jadi bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terkandung dalam urin sehingga banyak orang berani meminum atau memakainya?
Melansir dari HealthLine, urin mengandung sekitar 95 persen air dan 5 persennya adalah komponen lain.
Seperti urea, klorida, sodium, kalium, produk limbah, kreatinin, dan juga bakteri dalam jumlah yang bervariasi.
Urin sendiri adalah cairan sisa yang sebelumnya sudah diproses oleh tubuh.
Jadi, bisa dibilang urin atau air seni adalah sampah seperti halnya tinja.
Urin tersebut nantinya bakal dikeluarkan lewat saluran kemih kalau proses metabolisme sudah selesai.
Kalau melihat dari komponen urin, memang ada beberapa kandungan yang punya manfaat buat tubuh.
Seperti misalnya zat urea yang punya manfaat untuk kulit atau kalium yang berfungsu untuk memelihara kesehatan saraf.
Namun, adanya bakteri di dalamnya bikin terapi urin yang dilakukan Vicky Burki di atas dipertanyakan.
Meski sebenarnya, urin bisa dijadikan pengganti air minum saat dalam kondisi darurat.
Misalnya saat terjebak di dalam retuntuhan bangunan atau situasi serupa.
Meski begitu, tetap saja urin atau air seni tidak sesegar dan sesehat air putih, ya.
Namun bagi yang berniat mencobanya, sebaiknya Anda harus tahu dulu apa yang bakal terjadi pada tubuh kalau nekat minum urin atau air seni.
Melansir dari Kompas.com, ini dia yang bakal terjadi kalau Anda nekat minum urin atau air seni.
1.Tubuh Terkontaminasi Bakteri
Ya, tubuh bisa terkontaminasi bakteri kalau nekat minum urin.
Tubuh bisa dibilang adalah rumah bagi koloni bakteri sehat yang beragam.
Sedangkan saluran kemih, mengandung berbagai jenis bakteri, termasuk bakteri jahat.
Urin yang keluar dari tubuh tentu saja bakal melewati saluran kemih dan terkontaminasi bakteri.
Sehingga, tubuh Anda bisa saja terkontaminasi bakteri jika meminum urin yang sudah lewat saluran kemih tadi.
Hal-hal buruk yang bakal terjadi di antaranya adalah terkena infeksi atau masalah pencernaan.
2. Keracunan
Pada dasarnya, urin adalah zat-zat yang sudah tidak terpakai atau sudah dibuang oleh tubuh.
Alasan tubuh membuangnya adalah karena urin sangat terkonsentrasi.
Jadi, urin bisa membahayakan atau jadi racun kalau tetap ada di dalam tubuh.
Bayanngkan jika Anda mencoba memasukkan kembali apa yang sudah dibuang oleh tubuh?
Bisa jadi, tubuh bakal mengalami keracunan.
Minum urin juga akan memperkenalkan kembali produk limbah pekat ke dalam sistem tubuh.
Hal ini akan memaksa ginjal untuk menyaringnya lagi, menyebabkan ketegangan yang tidak perlu.
Bagaimana?
Masih tertarik mencoba terapi urin yang dilakukan Vicky Burki di atas?
Baca Juga: Penertiban Bangunan di Medan Ricuh, Satpol PP Dilempari Air Cabai dan Urin Sampai Muntah
Source | : | Kompas.com,Healthline |
Penulis | : | Hani Arifah |
Editor | : | Virny Apriliyanty |
KOMENTAR