SajianSedap.com - Telur adalah salah satu bahan pangan yang jadi favorit banyak orang.
Dengan harga yang terjangkau dan mudah diolah, telur menjadi lauk harian orang Indonesia.
Maka wajar, banyak orang yang menyetok telur di rumah dalam jumlah yang tak sedikit.
Setelah membeli telur, biasanya ditaruh di dapur, lemari penyimpanan, atau kulkas.
Namun, tak banyak orang tahu ada tempat yang tidak boleh digunakan sebagai tempat penyimpanan telur.
Pasalnya itu bisa merusak kandungan telur dan bahkan bisa membawa penyakit saat dikonsumsi.
Penasaran tempat penyimpanan seperti apa? Simak berikut ini.
Telur di Dalam Kulkas VS Telur di Luar Kulkas
Berdasarkan sebuah penelitian, lingkungan yang dingin merangsang profilerasi yang cepat untuk bakteri.
Artinya, bakteri akan dengan cepat berkembang pesat saat berada di tempat dingin, khususnya bakteri salmonella.
Sebuah percobaan pun dilakukan terhadap telur yang disimpan di dalam kulkas dan telur yang disimpan di atas meja sesuai dengan suhu ruangan alias di luar kulkas.
Hasil percobaan memperlihatkan bahwa telur yang diletakkan di dalam suhu ruangan memiliki bakteri lebih sedikit daripada telur yang disimpan di dalam kulkas.
Dikhawatirkan telur di dalam kulkas yang memiliki bakteri lebih banyak akan semakin berkembang biak sehingga menodai makanan lainnya di dalam kulkas.
Sementara itu, ada pendapat berbeda dari peneliti di University of Bristol, yakni Rosamund Baird dan Janet Corry.
Keduanya mengatakan bahwa menyimpan telur yang terkontaminasi pada suhu ruangan memungkinkan bakteri berkembang lebih banyak.
Sementara itu, telur yang disimpan di kulkas dengan suhu dingin akan mencegah bakteri hidup dan berkembang biak.
Meski ada perbedaan pendapat penelitian, hal terpenting adalah harus selalu menjaga kebersihan telur.
Sebab, kamu tidak pernah tahu dari mana telur yang dibeli itu berasal dan bagaimana penanganannya.
Namun, jika telur langsung dimasukkan ke kulkas tanpa dibersihkan lebih dulu, bakteri pada telur akan berkembang biak dan mencemari makanan lain yang ada di kulkas.
Bahaya Menyimpan Telur di Pintu Kulkas
Jadi, hal itu kembali lagi pada keinginan bagaimana kamu menyimpan stok telur di rumah.
Hanya saja, jangan menyimpannya di bagian pintu kulkas.
Vlatka Lake, Manajer Pemasaran di perusahaan penyimpanan Space Station mengatakan telur yang disimpan di pintu kulkas dapat mempengaruhi telur itu sendiri.
Telur yang segar sangat rentan terhadap perubahan suhu. Seringnya pintu kulkas yang dibuka-tutup membuat telur terkena suhu yang berfluktuasi sehingga dapat menyebabkan telur membusuk lebih cepat.
Pintu kulkas yang sering dibuka-tutup juga menyebabkan guncangan di dalam telur sehingga membuat bagian putih dan kuning telur tercampur.
Jika sudah begitu, telur akan rusak serta tidak bisa bertahan lama.
Artikel berlanjut setelah video di bawah ini.
Hindari Memasak Telur Menggunakan Panci Aluminium
Ternyata bukan bahan asam saja yang tidak cocok dimasak dengan bahan aluminium.
Telur juga jadi bahan makanan lain yang tidak boleh diolah dengan bahan aluminium.
Hal ini disebabkan aluminium bisa terurai dan akhirnya masuk ke dalam makanan.
Hasil masakan pun bisa jadi pahit dan parahnya bisa bersifat racun bagi tubuh.
Usahakan tidak menggunakan bahan aluminium saat mengocok atau menggoreng telur.
Gunakan wadah atau wajan lain yang lebih aman seperti wajan anti lengket.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Stop Menyimpan Telur di Kulkas, Ini Bahayanya
Source | : | Kompas |
Penulis | : | Amelia Pertamasari |
Editor | : | Virny Apriliyanty |
KOMENTAR