Sajiansedap.com - Apakah anda sangat suka makan cabai?
Tidak bisa dipungkiri, masyarakat Indonesia sangat menyukai cabai sebagai pelengkap makanan mereka.
Kebiasaan tiap ibu rumah tangga jika anggota keluarga sangat pecinta cabai maka akan di stok banyak di rumah.
Tapi masalahnya, cabai seringkali cepat busuk sehingga tidak tahan lama kalau disetok.
Kalau sudah busuk, tentu saja cabai tak bisa lagi digunakan!
Sayang banget, kan!
Nah, ternyata ada beberapa kesalahan yang membuat cabai jadi cepat busuk dan lembek.
Apakah anda salah satu yang sering melakukannya?
Baca Juga: Beras Organik Sedang Tren, Apa Perbedaan Beras Organik dengan Beras Biasa?
Cara Salah Menyimpan Cabai
1. Cabai Disimpan dalam Plastik
Banyak orang menyimpan cabai langsung dalam plastik dari pasar.
Cabainya langsung saja dimasukan ke dalam kulkas.
Plastiknya pun dibiarkan tertutup rapat alias diikat kencang.
Baca Juga: Resep Tomeo Cah Cabai Hijau Enak Bikin Makan Malam Ini Jadi Lebih Lengkap
Alhasil, cabai jadi tidak punya sirkulasi udara dan akhirnya jadi cepat busuk.
Apalagi jika cabai yang dibeli di pasarmasih sedikit basah.
Cairan basah ini akan membuat cabai jadi lebih cepat busuk.
2. Dicuci Sebelum Disimpan
Ya, ternyata kebiasaan mencuci cabai justru membuatnya jadi cepat busuk.
Pasalnya, kandungan air dalam cabai jadi lebih banyak.
Air ini tentu saja membuat proses pembusukan cabai jadi lebih cepat.
Jadi, baiknya cabai memang disimpan dalam kering dalam kulkas.
3. Menyimpan di Freezer
Langkah terakhir ini betul-betul kesalahan fatal.
Memasukkan cabe ke dalam freezer sehingga menjadi beku dan lembek ketika akan diolah.
Jika ingin disimpan dalam freezer supaya tahan lama sampai berbulan-bulan, cabai sebaiknya direbus dan kemudian dihaluskan dulu.
Cabai halus ini baru kemudian disimpan dalam freezer agar tahan lama.
Artikel Berlanjut Setelah Video di Bawah ini :
Jadi Bagaimana Cara Menyimpan Cabai yang Tepat?
Supaya tahan lama, ada cara mudah dan praktis untuk menyimpan cabai, kok.
Setelah membeli cabai, petik tangkainya.
Buang cabai yang busuk atau agak lembek.
Cabai dicuci kalau mau diolah saja, agar selalu segar.
Baca Juga: Resep Tumis Tempe Bakso Cabai Kering Enak, Menu Sahur Sederhana Dengan Kelezatan yang Menjanjikan
Jika akan disimpan, cukup melap cabai dengan tisu bersih.
Kemudian, siapkan wadah yang ada tutupnya, alasi tisu di bagian bawah dan sekeliling wadah bagian dalam.
Tata cabai yang ingin disimpan ke dalam wadah, pastikan tidak terlalu penuh agar cabe tidak bonyok dan rusak.
Taruh sesiung bawang putih yang sudah dikupas diatas cabai.
Bawang putih bersifat anti bakteri, sehingga cabe tidak mudah busuk dan rasa pedasnya tetap terjaga.
Setelah itu, tutup wadah dengan rapat dan simpan di kulkas bagian bawah rak.
Jangan disimpan dalam freezer.
Baca Juga: Resep Sukiyaki Cabai Kering Enak, Menu Olahan Daging yang Bisa Ditiru Siapa Saja
Jangan lupa ganti tisu dengan yang baru jika sudah agak basah agar cabe selalu segar.
Nah itu dia cara mudah dan praktis menyimpan cabai, Anda jadi tak perlu khawatir harus sering membuang cabai karena cepat busuk.
Selamat mencoba!
Cabai Bisa Cegah Penyakit Mematikan Ini
Makan dengan rasa pedas memang bisa bikin nafsu makan bertambah.
Bahkan, tanpa sadar kita malah makan pedas secara berlebihan sehingga malah bikin perut jadi sakit.
Akan tetapi di balik efek cabai yang bikin perut sakit, cabai malah bisa cegah tubuh terkena penyakit mematikan ini loh.
Bahkan hal terebut dibongkar langsung oleh seorang ahli.
Dilansir dari Nova.id, tak hanya menjadi bumbu dalam makanan yang santapnya ternyata cabai juga memiliki banyak manfaat.
Salah satunya adalah mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 2.300 orang menemukan bahwa 61 persen mereka yang mengkonsumsi cabai secara teratur lebih kecil kemungkinan meninggal karena stroke.
40 persen dari mereka lebih kecil mengalami serangan jantung yang mematikan.
Secara teratur makan cabai juga ditemukan bisa mengurangi kematian akibat penyakit jantung iskemik hingga 44 persen.
dr Marialaura Bonaccio, dari Institute for Research, Rawat Inap dan Perawatan Kesehatan (IRCCS) Neuromed di Molise, Italia, mengatakan: 'Fakta yang menarik adalah perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang.
Baca Juga: Resep Gulai Daun Singkong Enak, Inspirasi Menu Rumahan Dengan Kuah yang Super Gurih
"Dengan kata lain, seseorang dapat mengikuti diet Mediterania yang sehat, orang lain dapat makan dengan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua cabai memiliki efek perlindungan."
Dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mati selama delapan tahun ke depan dibandingkan dengan mereka yang jarang menyentuhnya.
Ini bukan riset pertama mengenai manfaat cabai untuk kesehatan.
Penelitian sebelumnya ia telah menunjukkan cabai dapat melindungi terhadap kanker dan diabetes, sebagai penghilang rasa sakit, meningkatkan bakteri usus dan memerangi obesitas.
Dapatkan aneka resep praktis dan mudah langsung dari handphone sase lovers dengan berlangganan emagz tabloid saji dengan klik di sini
Source | : | Sajian Sedap |
Penulis | : | Marcel Mariana |
Editor | : | Virny Apriliyanty |
KOMENTAR