Wawancara berlangsung dalam bahasa Jawa krama selama hampir satu jam lamanya.
Apa Perlengkapan Melakukan Topo Pendem?
Jadi ini ritual topo pendem ke 10 yang saya lakukan.
Ini adalah penutup, sebelum-sebelumnya tiga hari tiga malam. Kalau yang penutup ini saya dipendem lima hari lima malam. Saya dipocong (dikafani). Ya saya sendiri yang memakai kain kafan. Sekujur tubuh. Kemudian saya berbaring dengan posisi miring menghadap kiblat.
Terus alas berbaring saya di dalam hanya blarak (daun kelapa kering). Ada 8 kelapa muda diletakkan di empat sudut. Ada bantal gelu (bantalan dari tanah) diletakkan di kepala, pantat, dan kaki. Gelunya tiga.
Itu gelu yang saya pakai dari dulu. Nanti kalau saya dipanggil Gusti Allah, saya ingin gelu ini juga yang dipakai ketika saya dikuburkan.
Source | : | Tribunnews.com |
Penulis | : | Tazkiya |
Editor | : | Raka |
KOMENTAR