Katanya, Martin telah memberikan dua kali undangan kepada pihak manajemen Syahrini untuk meminta penjelasan atas kasus dugaan pelanggaran hak cipta itu namun tak ia tak mendapatkan tanggapan.
Menurut mantan manajer Syahrini, Randy, saat itu pihak manajemen Syahrini dan yang mengurus karaoke berbeda dengan mengurusi jadwal manggungnya.
"Ada perusahaan yang urus karaoke itu, bukan langsung ke Syahrini," kata Randy saat itu dilansir dari Wartakotalive.com (5/12/2014).
Setahu Randy, Syahrini memang tidak pernah memakai lagu yang sekarang dipersoalkan Martin itu.
"Harapan kami, nama besar Syahrini ini tidak dimanfaatkan kepentingan pihak tertentu," ujarnya.
Jika terbukti bersalah, Syahrini terancam hukuman badan selama 4 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar.
Namun akhirnya, kasus dugaan pelanggaran hak cipta atas nama Syahrini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara dua belah pihak.
Source | : | Tribun News |
Penulis | : | Lena Astari |
Editor | : | Lena Astari |
KOMENTAR